DMR UASBN 1.4 hadir menggantikan DMR UASBN 1.3.

Pada saat verifikasi menggunakan DMR UASBN 1.3, setiap kali operator melakukan koreksi terhadap NOPES (baik karena salah maupun rangkap), nama peserta juga berubah mengikuti nama pada biodata. Hal tersebut dinilai oleh Puspendik menyalahi prinsip keotentikan pembacaan LJK.

Seharusnya, cukup NOPES saja yang diperbaiki saat koreksi terjadi. Untuk itulah DMR UASBN 1.4 hadir.

Bagi kabupaten dan kota yang telah melakukan scanning menggunakan DMR UASBN 1.3 diminta untuk melakukan EXTRACT ulang (tanpa perlu scan ulang) dengan DMR UASBN 1.4.

Bagi yang belum memulai scanning, silakan menggunakan DMR UASBN 1.4.

Nilai tambah yang diperoleh dengan men-download DMR UASBN 1.4 adalah karena file yang disediakan telah disertai dengan template DMR terbaru, sehingga:

- kesalahan jumlah soal untuk mata ujian IPA dapat dihindari

- terhindar dari potensi meleset atau terbaliknya hasil pembacaan saat scanning

Kami, tim pengembang DMR UASBN bersama dengan Puspendik berusaha memberikan yang terbaik, dan kami persembahkan DMR UASBN 1.4 sebagai bentuk keseriusan dalam menyukseskan pelaksanaan UASBN tahun ini.

Mohon maaf apabila pihak pelaksana scanning di kabupaten dan kota merasa direpotkan, namun marilah kita sukseskan pelaksanaan UASBN tahun ini.

File program DMR UASBN 1.4 tersedia di Download Program. Untuk men-download-nya, diperlukan password yang dikirimkan oleh call center DMR UASBN melalui SMS.

Tinggalkan Balasan