IP POINT BLANK
IP server game ;203.89.146.151-209
Router PB : 218.100.27.65
web server ; 203.89.146.43
203.89.146.161
203.89.146.162
203.89.146.163
ip zynga
74.114.14.200
74.114.14.6
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
IP POINT BLANK
IP server game ;203.89.146.151-209
Router PB : 218.100.27.65
web server ; 203.89.146.43
203.89.146.161
203.89.146.162
203.89.146.163
ip zynga
74.114.14.200
74.114.14.6
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
- GPRS (General Packet Radio Service) : suatu teknologi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan paket data. GPRS sering disebut dengan teknologi 2.5G. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS : e-mail, mms (pesan gambar), browsing internet. Secara teori GPRS memberikan kecepatan akses antara 56kbps sampai 115kbps.
- EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas yang disediakan EDGE sama seperti GPRS (e-mail, mms, dan browsing).
- UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) : perkembangan selanjutnya dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling*). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps.
- HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat lah. Kalau gak lebih cepat apa gunanya menciptakan HSDPA. Semakin baru tekonologi pastinya semakin bagus.
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
APK…………
SD 116.03
SMP 97.21
SMA 66.11
APM………
SD 97.32
SMP 70.86
SMA 46.08
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kopi merupakan salah satu minuman yang digemari banyak orang. Selain nikmat, kopi turut memberikan manfaat bagi tubuh. Kebiasaan yang selama ini dilakukan, kopi disajikan saat pagi hari dan menjelang malam. Namun, pertanyaan yang muncul adalah kapan waktu yang tepat untuk menyajikan secangkir kopi hangat?
Riset yang dipimpin oleh Professor Charles Spence dari Department of Experimental Psychology, Oxford University berhasil mengungkapkan dormula jitu guna menghadirkan manfaat kopi. Resep itu kemudian diberi nama Elevens.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5857389
Formula elevens merupakan gabungan unsur F (rasa), E (lingkungan), P (tempat), C (Kopi), T (waktu) dan M (momen). Profesor Chrales kemudian menggabungkan setiap elemen menjadi rumus sebagai berikut : M = 0.5 x F + (0.5 x E + 0.3 x P + 0.15 x C + 0.05 x T.
Hasil Riset
Dari hasil risetnya, Profesor Spense mengungkapkan jam 11 pagi merupakan waktu terbaik untuk menyajikan secangkir kopi hangat. Hasil ini kemudian dituliskan dalam laporan berjudul ‘Changing Tastes.’ Buku ini turut menjelaskan bagaimana peneliti menyadari pentingnya faktor eksternal seperti lingkungan, interpretasi pikiran tentang rasa dan kenikmatan.
“Formula menggambarkan bagaimana menciptakan momen yang tepat untuk menyajikan kopi di rumah dan kantor. Kami mengerti waktu mempengaruhi rasa,” tukasnya.
Dia juga melihat kondisi sensor motorik turut berpengaruh terhadap interpretasi rasa saat menikmati kopi, makanan ataupun minuman lain.
Sementara itu, Kevin Gould, Food Futurologist mengatakan, riset yang dikerjakan Professor Spense sangat penting guna menemukan kenikmatan sejati saat menyantap makanan atau minuman.
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Setiap transaksi SMS Banking BRI nasabah hanya dikenakan biaya pulsa sms saja dan belum ada biaya transaksi tambahan. Adapun besarnya biaya pulsa tergantung ketentuan masing-masing operator.
* Info saldo
Ketik SALDO spasi [PIN SMS BRI], kirim ke 3300
* Transfer antar rekening BRI
Ketik TRANSFER spasi BRI[NOREK TUJUAN] spasi [NOMINAL] spasi [PIN SMS BRI], kirim ke 3300
* Pembayaran tagihan Kartu kredit BRI, Citibank (kartu kredit, personal loan, ready cash, dan Citifinancial), Kartu Kredit/KTA Standard Chartered, Kartu Kredit/KTA HSBC dan Kartu Kredit ANZ. Contoh : untuk pembayaran tagihan kartu kredit BRI
Ketik BAYAR spasi BRI spasi [NO KARTU] spasi [NOMINAL] spasi [PIN SMS BRI], kirim ke 3300
* Pembelian pulsa isi ulang simPATI, Mentari, XL, dan IM3 Smart
Ketik PULSA spasi [NO HP] spasi [PULSA/1000] spasi [PIN SMS BRI], kirim ke 3300
* Ganti PIN SMS BRI
Ketik PIN spasi [PIN SMS BRI Baru] spasi [PIN SMS BRI Lama], kirim ke 3300
* Informasi Transaksi (Help)
Ketik HELP, kirim ke 3300
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Throughput
5MHz<10MHz<20MHz— throughput —> highest
Stability
5MHz>10MHz>20MHz>40MHz
highest <—- stability —-< lowest
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
1. 802.11a
Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 54 Mbps dan bekerja pada frekuensi 5 GHz.
2. 802.11b
Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 11 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz.
3. 802.11g
Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 54 Mbps (typical 200 Mbps) dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz. Dengan backward compatibility berperangkat 802.11b
4. 802.11n
Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 600 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz atau 5 GHz.
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
On 02/04/2011 10:17 PM, Arnold Djiwatampu wrote:
>
> LTE Menantang RING PALAPA
>
> Ya, betul, dengan makin jauhnya penggunaan perangkat dan sistem LTE
> (Long Term Evolution) yang akan menjadikan layanan data (tentunya suara
> atau telepon hanya merupakan salah bentuk layanan data) menjadi makin
> murah (harga per unit Mbps akan turun terus), maka para Para Operator
> dan Regulator ditantang untuk segera memutuskan mengenai rencana
> adaptasi evolusioner jaringan mereka hingga ke tahap terakhir dimana
> seluruh jaringan hanya melewatkan data.
>
> Loh, pendapatan para operator saat ini kan berat pada telepon atau suara
> (voice) sedangkan data hanya beberapa prosen saja, bukan?
>
> Ya, itu sekarang. Dan bila bertahan terus dalam kenyamanan pendapatan
> telepon akan digilas oleh perusahaan kecil yang gesit atau perusahaan
> asing dari luar yang makin tidak terbendung.
>
> Bila anda mengikuti white paper di bawah ini maka makin terasa bahwa
> jaringan saat ini hanya akan menjadi beban bila tak segera disesuaikan
> menuju jaringan data dan NGN (next generation network) yang didukung
> LTE. Ini tidak berarti bahwa perangkat yang sudah ada tak dapat dipakai
> lagi. Malahan sebaliknya bisa lebih efektif bila menempatkannya secara
> lebih jeli.
> http://tt-tel.com/Telematika/WP_PCC_for_LTE_services_US.pdf
> <http://tt-tel.com/Telematika/WP_PCC_for_LTE_services_US.pdf>
>
> Dengan makin menurunnya harga per Mbps (Indonesia tidak mungkin
> menahannya) maka jelas kebutuhan akan melejit, dengan perkiraan dalam
> jangka 8 tahun (2008-2015) data di negara maju berlipat 10 kali dan di
> negara berkembang 7 kali. Dan kemudian jelas bahwa mulai titik imbang
> (break even point) antara biaya (cost) dan pendapatan (revenue) akan
> terjadi kerugian bila operator tidak segera merubah taktik mereka dan
> berpegang pada kenikmatan pendapatan telepon yang makin tidak berarti.
> Dan oleh karena itu perlu ada restrukturisasi jaringan sehingga biaya
> akan mengikuti pendapatan (Gambar 3 dalam White Paper).
>
> Tantangan Terhadap RING PALAPA
> Tanpa harus dijelaskan panjang lebar, sudah dapat dirasakan bahwa
> melejitnya data dan murahnya biaya pemakaian hanya dapat diraih dengan
> jaringan pita lebar (yang menurunkan tarif per unit kecepatan), dan
> untuk jaringan tulang punggung yang menghubungkan semua Kabupaten/Kota,
> maka sudah tak dapat ditawar adanya tulang punggung berkapasitas tak
> terbatas (Tbps bagi skala Indonesia) RING PALAPA.
> [Jangan salah dan terbuai bahwa Ring Palapa itu adalah pembangunan di
> Indonesia bagian Timur saja, melainkan satu kesatuan dengan di bagian
> Barat, dengan meningkatkan kualitas SO yang ada atau membuat yang baru
> di wilayah yang tak tercakup secara memadai kualitas dan kapasitasnya]
>
> Dari pertemuan antara MASTEL dan BTIP (nama lama) kemarin, nampak bahwa
> pemerintah memang tidak main-main dalam merealisasikan Ring Palapa di
> samping berbagai akses ke Desa, Kecamatan dan Propinsi (2013). Namun
> tanpa kejelian dan keberanian bisnis dari para operator dan industri
> manufaktur itu memanfaatkan dan mendukungnya, maka usaha pemerintah ini
> tidak akan maksimal. Maksimal dalam arti meraih momentum secepatnya
> sehingga peluang bisnis dan pendapatan yang luar biasa besarnya dapat
> diraih oleh para operator dan industri manufaktor nasional.
>
> Salam,
> APhD
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
LANGKAH-LANGKAH MENJAWAB PERTANYAAN BERDASARKAN DATA SEBAGAI BERIKUT:
(workshop Better Education Reformed Management & Universal Teacher Upgrading)
1. PENYUSUNAN DATAMART
ambil variabel yang dibutuhkan dari database misal: variabel yang dibutuhkan untuk APK & APM adalah jumlah kelompok usia siswa, dan jumlah kelompok usia penduduuk
2.
……. waduh….! baru dapat satu point slidenya lewat. jadi ketinggalan dua point. biarinlah pending dulu
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
ini pengelaman pertama nyetijakarta – jambi. So, dicatat dulu biar tidak lupa untuk panduan perjalanan berikutnya, supaya jangan nyasar lagi sampai kotabumi. berikut rutenya :
Jkt – merak – bangkauni – lampung – bandar jaya – menggala – mesuji – tgmulyo – kayuagung – palembang (jangan masuk kota, lewat pinggiran kota supaya lebih dekat masuk lintas palembang-jbi.) – jambi – tungkal
perkiraan bahan bakar yang dihabiskan senilai 330rb menggunakan kendaraan panther ls
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »